Administrasi Guru Madrasah: Bedanya dari Sekolah Umum
Daftar administrasi guru madrasah yang sama dan yang berbeda dari sekolah umum: kurikulum KMA, Panca Cinta, mapel PAI, RDM, EMIS, dan SIMPATIKA.
Aplikasi TPQ gratis atau berbayar? Kenali risiko aplikasi gratis yang tidak jelas, tanda aplikasi gratis yang aman, dan cara menilainya sebelum dipakai.
Aplikasi TPQ gratis bisa menjadi pilihan terbaik untuk Taman Pendidikan Al-Qur'an yang mengandalkan infak, asalkan pengurus tahu cara membedakan aplikasi gratis yang aman dari yang berisiko. Gratis tidak otomatis buruk, dan berbayar tidak otomatis aman. Yang perlu diperiksa adalah siapa pengembangnya, bagaimana data santri diperlakukan, dan apakah aplikasinya akan tetap ada tahun depan.
Artikel ini membandingkan model gratis dan berbayar secara jujur, membahas risiko aplikasi gratis yang tidak jelas asal-usulnya, dan memberi daftar cek sebelum TPQ memasukkan data santri. Pembahasan fitur yang dibutuhkan TPQ ada di artikel "Aplikasi TPQ Gratis untuk Presensi, Hafalan, dan Laporan", sedangkan kriteria pemilihan yang lebih umum ada di "Aplikasi Manajemen TPQ: Kriteria, Checklist, dan Biaya".

Pertanyaan pertama yang sehat adalah: dari mana pengembang membiayai aplikasinya? Ada beberapa model yang wajar.
| Model | Cara pengembang mendapat dana | Penilaian |
|---|---|---|
| Freemium | Fitur dasar gratis, fitur lanjutan atau layanan tambahan berbayar | Wajar, asal batas gratisnya jelas |
| Disubsidi produk lain | Biaya ditanggung dari paket berbayar lembaga lain | Wajar, cek keberlangsungan perusahaannya |
| Program sosial atau wakaf | Didanai donatur atau lembaga | Wajar, cek siapa pengelolanya |
| Iklan | Menampilkan iklan kepada pengguna | Perlu hati-hati, terutama bila penggunanya anak dan wali |
| Menjual atau memanfaatkan data | Data pengguna dipakai untuk kepentingan lain | Hindari |
| Tidak jelas | Tidak ada keterangan apa pun | Berisiko |
Bila pengembang tidak bisa menjelaskan model ini dengan terbuka, anggap sebagai tanda waspada.
Data santri adalah data anak. UU 27/2022 tentang Pelindungan Data Pribadi menggolongkan data anak sebagai data pribadi yang bersifat spesifik dan mewajibkan persetujuan orang tua atau wali untuk memprosesnya. TPQ ikut bertanggung jawab bila memasukkan data anak ke aplikasi yang tidak jelas pengelolaannya.
Aplikasi yang dibuat sebagai proyek sampingan bisa berhenti diperbarui, lalu hilang dari toko aplikasi. Bila datanya tidak bisa diekspor, catatan setoran dan jilid bertahun-tahun ikut lenyap.
Aplikasi berbasis iklan tidak selalu bisa mengendalikan iklan apa yang muncul. Bagi lembaga pendidikan Al-Qur'an, ini bukan perkara kecil.
Aplikasi pencatat presensi tidak membutuhkan akses ke seluruh kontak, pesan, atau galeri ponsel ustazah. Izin yang berlebihan adalah tanda bahaya.
Sebagian aplikasi gratis di awal, lalu mengenakan biaya setelah data terlanjur banyak dan sulit dipindahkan.
Aplikasi berbayar layak dipertimbangkan bila TPQ membutuhkan layanan khusus, misalnya pendampingan langsung, kustomisasi alur, atau dukungan prioritas, dan kas TPQ mampu menanggungnya setiap tahun. Hitung biayanya untuk setahun penuh. Sebagai ilustrasi, aplikasi yang dihitung Rp5.000–Rp15.000 per santri per bulan berarti TPQ dengan 60 santri mengeluarkan Rp3,6 juta sampai Rp10,8 juta per tahun. Angka ini ilustrasi, bukan tarif penyedia tertentu.
Perlu diingat, berbayar pun belum tentu aman. Pertanyaan tentang kepemilikan data dan ekspor tetap harus diajukan. Tanyakan pula apa yang terjadi pada data bila TPQ berhenti berlangganan: apakah data tetap bisa diunduh, berapa lama disimpan, dan apakah dihapus atas permintaan lembaga.
| Aspek | Aplikasi gratis yang baik | Aplikasi berbayar yang baik | Aplikasi gratis berisiko |
|---|---|---|---|
| Pengembang | Jelas, ada situs dan kontak | Jelas, ada kontrak | Anonim |
| Data | Tidak dijual, tanpa iklan, bisa diekspor | Tidak dijual, bisa diekspor | Tidak ada keterangan |
| Pembaruan | Rutin | Rutin | Jarang atau berhenti |
| Biaya | Rp0 dengan batas jelas | Sesuai paket | Bisa berubah tiba-tiba |
| Dukungan | Panduan tertulis, forum | Dukungan langsung | Tidak ada |
Bila tiga atau lebih poin tidak terpenuhi, pertimbangkan pilihan lain.
TPQ fiktif Raudhatul Jannah di Lombok sempat memakai aplikasi gratis yang ditemukan di toko aplikasi. Setahun berjalan, aplikasi itu tidak lagi bisa dibuka setelah pembaruan sistem Android, dan pengembangnya tidak bisa dihubungi. Catatan jilid 70 santri harus disusun ulang dari ingatan ustazah. Pelajaran yang mereka ambil: cek pengembang dan fitur ekspor sejak hari pertama, serta simpan rekap bulanan di luar aplikasi.
Bisa aman bila pengembangnya jelas, tanpa iklan, data tidak dijual, dan data bisa diekspor. Gunakan daftar cek di atas.
Kebocoran data anak dan hilangnya catatan santri saat aplikasi berhenti dirawat.
Ya. Data santri adalah data anak, sehingga TPQ perlu memberi tahu dan meminta persetujuan wali.
Biasanya dukungan langsung dan layanan khusus. Namun tetap periksa kepemilikan data dan total biaya setahun.
Ekspor data segera, bandingkan biaya dengan pilihan lain, lalu putuskan bersama pengurus sebelum masa gratis berakhir.
Pengurus TPQ wajar curiga pada kata "gratis", karena banyak aplikasi gratis tidak jelas pengembangnya, memasang iklan, atau berhenti dirawat. Di sisi lain, aplikasi berbayar per santri sulit ditanggung kas infak.
ASIS menawarkan jalan tengah yang transparan. Paket ASIS Rp0 mencakup semua aplikasi, dan aplikasi Basmalah dari ekosistem ASIS gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Bagi yang membutuhkan layanan tambahan, tersedia paket berbayar per lembaga per tahun, bukan per santri. Data tidak dijual dan tanpa iklan. ASIS merilis pembaruan hampir setiap hari, sehingga aplikasi terus dirawat. Wali santri cukup memindai QR dari TPQ untuk melihat presensi, hafalan, rapor, dan tagihan anaknya.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Periksa sendiri kebijakan dan fiturnya di asis.id.
Sumber: UU 27/2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.
Daftar administrasi guru madrasah yang sama dan yang berbeda dari sekolah umum: kurikulum KMA, Panca Cinta, mapel PAI, RDM, EMIS, dan SIMPATIKA.
Ide pekan literasi sekolah untuk Bulan Bahasa: jadwal lima hari, kegiatan per jenjang, peran guru dan orang tua, serta cara mengukur dampaknya.
Panduan Kepala Sekolah memimpin refleksi akhir tahun ajaran bersama guru: persiapan data, susunan acara, pertanyaan pemandu, dan cara menindaklanjutinya.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.